Warga Wamena Masih Ketakutan, TNI Dilibatkan Bantu Perbaikan

0
11

Pelita.online – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya melibatkan anggota TNI untuk memperbaiki bangunan yang rusak akibat kerusuhan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

TNI dilibatkan memperbaiki bangunan rusak karena masyarakat masih dilanda ketakutan pascakerusuhan.

Basuki menyebut pihaknya juga tak mungkin membawa masyarakat atau pekerja dari luar Papua untuk melakukan perbaikan ratusan bangunan yang rusak itu.

“Banyak yang kabur (masyarakat) karena takut. Saya saja kalau mau ke sana kontak dulu aman atau enggak. Selain itu kita butuh orang banyak dan supaya lebih cepat,” kata Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (8/10).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)

Basuki mengatakan pelibatan anggota TNI untuk memperbaiki bangunan yang rusak ini sama ketika Kementerian PUPR meminta bantuan dalam membangun jalan Trans Papua. Menurutnya, peran anggota TNI ini bisa mempercepat proses rehabilitasi bangunan.

“Insyaallah (satu bulan selesai) Saya kasih waktu untuk pembersihan dua minggu,” tuturnya.

Basuki menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meminta agar perbaikan bangunan yang rusak di Wamena segera dilakukan.

Menurut Basuki, dalam kerusuhan di Wamena beberapa waktu lalu, setidaknya 10 kantor pemerintahan mengalami rusak berat, antara lain Kantor Sekretariat Daerah, Badan Pengelola Keuangan Daerah, Inspektorat, Dinas Komunikasi dan Informasi.

Kemudian Kantor Satpol PP, Badan Lingkungan Hidup, Kantor PLN, Kantor Urusan Agama, hingga Dinas Perhubungan. Sementara kantor pemerintahan yang mengalami rusak ringan antara lain 8 kantor dan 26 sarana pendidikan.

Selain itu, Kementerian PUPR mencatat bangunan yang mengalami kerusakan akibat kerusuhan adalah ruko sebanyak 450 unit dan rumah warga sebanyak 165 unit. Basuki memastikan semua bangunan yang rusak itu akan diperbaiki oleh pemerintah.

 

Sumber : Detik.com

LEAVE A REPLY