Beredar Video Drone Proyek Jalan Tol Padang Sicincin Diduga Gunakan Tanah Hitam

0

Pelita.online – Beredar video drone pembangunan Proyek Jalan Tol Padang Pekanbaru Seksi 1 (Padang-Lubuk Alung-Sicincin) yang diduga menggunakan tanah hitam. Dalam video drone berdurasi 4 menit 23 detik itu terlihat ada penggunaan tanah hitam dan batu besar di main road jalan tol. Padahal jika digunakan akan berdampak pada kekuatan konstruksi yang ada dan juga diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Kepala Proyek Jalan Tol Padang-Sicincin PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) Sri Budi Utomo Setia Wibowo membenarkan adanya penggunaan tanah hitam di proyek nasional tersebut namun masih masuk spesifikasi yang ditentukan. Bahkan pria yang diakrab dipanggil Bowo ini menjamin jika penggunaan tanah hitam tersebut sudah diuji melalui pengetesan. “Ya itu sudah dites di Balai Besar Jalan Nasional 2 Padang. Dimana, pengetesannya itu juga tidak bisa dintervensi oleh pihak manapun,” kata Bowo kepada SINDOnews, Selasa (18/2/2020).

Bowo juga juga membantah pihanya menggunakan batu-batu besar di main road jalan tol tersebut. “Tidak mungkin dilakukan penggunaan batu besar karena akan berpengaruh pada pemadatan yang akan dilakukan,” kilahnya.

Dalam kesempatan tersebut Bowo juga menegaskan, pihaknya akan terbuka dalam masa kontruksi seperti ini. “Kalau ada temuan apapun itu akan menjadi koreksi kita,” ujarnya.

Sebelumnya beredar foto-foto penggunaan tanah hitam dan batu besar pada proyek Jalan Tol Padang Sicincin yang dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Sehingga Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi meminta komisi terkait di DPRD Sumbar untuk mengecek dan meninjau Proyek Tol Padang-Sicincin yang diduga menggunakan tanah hitam untuk pengurukannya. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan benar tidaknya informasi pemakaian material yang tidak sesuai spesifikasi teknis seperti tanah hitam dan batu batu besar

Bahkan Pakar Hukum Margarito Kamis menyebut aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Agung dapat memeriksa proyek Jalan Tol Padang Pekanbaru seksi 1 tersebut karena ada petunjuk awal adanya dugaan penyimpangan seperti foto-foto yang beredar mengenai penggunaan tanah hitam.

 

Sumber : Sindonews.com

LEAVE A REPLY