Menag: Corona Saat Ini Masih Naik, Relaksasi Ibadah Cari Waktu Tepat

0
22

Pelita.online – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan pemerintah saat ini tengah memikirkan relaksasi di bidang ibadah imbas pandemi virus Corona (COVID-19). Pemerintah masih mencari waktu yang tepat agar relaksasi bisa dilaksanakan.

“Percayalah masalah relaksasi di bidang ibadah sudah menjadi pemikiran bapak presiden dan kami semua tinggal mencari waktu kapan waktu yang tepat,” kata Fachrul dalam konferensi pers yang disiarkan akun YouTube, Jumat (22/5/2020).

Namun, kata Fachrul, relaksasi di bidang ibadah itu belum bisa diterapkan sekarang sebab kurva kasus Corona masih naik.

“Kalau saat ini kelihatannya grafiknya (Corona) masih menaik. Insyaallah kalau grafiknya menurun pasti ada langkah-langkah nyata di bidang itu,” imbuh Fachrul.

Pernyataan Fachrul ini sekaligus menjawab Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto yang meminta tak ada pembubaran jika nanti ada salat Idul Fitri di lapangan. Yandri berharap pemerintah mengepankan dialog.

“Faktanya Pak Menteri termasuk selama Ramadhan ini banyak umat kita umat Islam yang tetap melaksanakan ibadah di masjid-masjid. Oleh karena itu jika saja nanti 1 syawal 144 H ada warga atau umat kita yang tetap salat di lapangan atau pun di rumah mohon kiranya kami dari DPR mengharapkan tidak ada tindakan represif dari aparat keamanan, tidak ada pembubaran atau apapun namanya secara kekerasan karena harus terjadi dialog yang bagus kalau bisa dicegah dicegah pak menteri, tapi kalau orang sudah kumpul di masjid sudah kumpul di lapangan terus dibubarkan saya kira akan menimbulkan persoalan yang baru,” kata Yandri.

Selain itu, Yandri menyinggung pasar dan mal yang meskipun ramai dipenuhi warga tetapi tidak ditindak tegas oleh aparat. Yandri mengaku banyak menerima keluhan mengenai persoalan tersebut.

“Ini juga banyak keluhan dari masyarakat kenapa mal-mal sekarang buka pak menteri dan itu tidak dibubarkan, dibiarkan, pak kiai, buka dari jam 11 sampai jam 10 malam. Pasar-pasar penuh pak menteri juga dibiarkan, walaupun kita memang harus satu kata Corona adalah musuh ktia bersama, Corona harus kita hadapi bersama,” ujar politikus PAN ini.

 

Sumber : Detik.com

LEAVE A REPLY