Ragam Olahraga untuk Meninggikan Badan di Rumah

0

Pelita.Online –¬†¬†Olahraga bisa jadi salah satu cara meninggikan badan. Berikut jenis olahraga yang meninggikan badan di rumah.
Memiliki tubuh tinggi ideal merupakan idaman bagi banyak pria dan wanita. Namun, pada kenyataannya setiap orang tumbuh dengan kecepatan yang berbeda. Sebagian besar orang membutuhkan usaha ekstra agar badan bisa tumbuh tinggi.

Menurut Healthline, pertumbuhan manusia berkembang pesat saat menginjak masa pubertas. Pada masa pubertas, kecepatan pertumbuhan manusia secara umum bisa mencapai 10 cm per tahun.

Meski begitu, tidak semua orang tumbuh dengan kecepatan yang sama.

Pertumbuhan tinggi badan akan berhenti saat masa pubertas berakhir. Dengan demikian, praktis orang dewasa tidak mungkin lagi bertambah tinggi badan.

Mengutip Medical News Today, hal tersebut terjadi karena setelah pubertas berakhir, lempeng tulang akan membuat tulang baru. Kemunculan tulang baru dimulai dari bagian tangan dan telapak kaki, lalu lengan dan kaki. Area terakhir yang berhenti tumbuh adalah tulang belakang.

Namun, sebelum mengetahui jenis olahraga meninggikan badan di rumah, ada baiknya jika Anda mengetahui terlebih dahulu beberapa faktor yang memengaruhi pertumbuhan badan.

Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan Tinggi Badan

1. DNA
DNA merupakan sebuah rangkaian molekul yang berisi informasi genetik mutasi sel biologi yang diwariskan secara turun-temurun. DNA menjadi salah satu faktor penentu tinggi badan seseorang.

Para ilmuwan telah memilah dan mengidentifikasi ratusan gen berbeda yang menentukan tinggi badan manusia.

2. Hormon
Hormon juga memainkan peran dalam menentukan tinggi badan. Tubuh secara alami memproduksi hormon tertentu yang memicu pertumbuhan lempeng tulang selama masa pubertas. Hormon pertumbuhan paling penting diproduksi tubuh di kelenjar pituitari.

Hormon yang diproduksi oleh kelenjar pituitari membantu mengatur pertumbuhan dan fungsi organ tubuh lainnya. Namun, dalam kondisi kesehatan atau medis tertentu, terjadi pembatasan jumlah hormon pertumbuhan dan berdampak pada melambatnya pertumbuhan tinggi badan.

3. Jenis Kelamin
Jenis kelamin disebut turut memengaruhi tinggi badan. Secara umum, laki-laki tumbuh lebih tinggi daripada perempuan. Masa pertumbuhan laki-laki juga lebih lama ketimbang perempuan.

Merujuk Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, tinggi rata-rata pria adalah 175 cm dan wanita 161 cm.

Jenis Olahraga Peninggi Badan

Olahraga secara teratur dapat memperkuat otot dan tulang. Olahraga teratur mengurangi risiko osteoporosis di kemudian hari.

Karenanya, sedari dini, Anda disarankan rutin berolahraga untuk memperkuat kepadatan tulang, selain mencoba meninggikan badan. Berikut olahraga peninggi badan yang bisa Anda lakukan di rumah.

1. Lompat
Melompat sejak dulu diklaim mampu membantu meninggikan badan karena gaya tarikan gravitasi dapat merangsang pertumbuhan kaki jadi lebih panjang. Melompat dapat dilakukan dalam beberapa cara.

Anda bisa mencoba lompat tali atau lompat dengan menyentuh garis buatan sebagai target pada tembok rumah. Lakukan lompat tali sebanyak 40 hingga 100 lompatan setiap hari.

Lakukan lompatan sesuai dengan kemampuan tubuh. Jika sudah terbiasa, coba-lah tingkatkan intensitas untuk mendapat hasil yang lebih maksimal.

2. Berenang
Gerakan renang membuat semua anggota tubuh mulai dari kaki, lengan, dan pinggul, ikut bergerak. Gerakan tersebut secara perlahan mengembangkan kekuatan otot dan meregangkan tubuh bagian atas dan bawah saat bergerak di dalam air.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa gaya dada merupakan gaya renang yang cocok untuk menambah tinggi badan.

Untuk hasil optimal, berenang sebaiknya dilakukan rutin tiga kali dalam sepekan.

3. Alternate leg kicking
Alternate leg kicking merupakan gerakan olahraga praktis yang tidak membutuhkan banyak ruang. Gerakan alternate leg kicking menyerupai gerakan latihan menendang ala bela diri tae kwon do.

Gerakan ini dianggap mampu meninggikan badan karena berfokus pada bagian kaki.

Anda bisa melakukan gerakan ini di kamar tidur, teras rumah, atau garasi. Berikut caranya:

– Berdiri dengan posisi kedua kaki terbuka dan lurus.
– Turunkan pinggul dan paha seperti posisi setengah jongkok.
– Letakkan tangan dan kepalkan jari Anda dekat dengan dada.
– Lalu angkat kaki kanan/kiri lurus ke depan (seperti menendang udara).
– Ulangi gerakan yang sama pada kaki bagian lain.
– Lakukan gerakan ini selama 30 detik untuk masing-masing kaki.

4. Yoga

Beberapa gerakan pada yoga disebut mampu menstimulus pertumbuhan badan. Tidak hanya menstimulus, gerakan yoga juga membantu memperkuat otot dan memperbaiki postur tubuh Anda sehingga terlihat lebih tegap dan tinggi.

Dalam situasi pandemi Covid-19, Anda dapat mengikuti kelas yoga secara daring.

Beberapa pose yoga diketahui dapat membantu memperbaiki postur tubuh seperti child pose, standing forward ben, cat cow, high plank, cobra, dan downward facing dog.

5. Bergelantungan
Jenis olahraga terakhir yang dapat meninggikan badan di rumah adalah pull-up atau yang terlihat seperti bergelantungan.

Gaya gravitasi yang menekan tulang belakang dan persendian disebut menjadi faktor penambah tinggi badan. Anda bisa memanfaatkan kusen pintu kamar atau rumah untuk bergelantungan.

Jika kusen terlalu pendek, Anda bisa mengangkat tubuh ke atas dan menahannya selama beberapa detik. Pastikan posisi telapak tangan menghadap keluar. Buat diri Anda rileks dan rasakan sensasi gravitasi pada tulang belakang dan kaki.

Lakukan selama 20 detik dan ulangi dalam 3 set. Anda bisa menambahkan beban pergelangan kaki untuk manfaat tambahan. Jika bosan, Anda bisa variasikan dengan gerakan pull up yang bermanfaat bagi otot tubuh bagian atas.

Itulah olahraga yang dapat membantu tubuh tumbuh tinggi di rumah. Pertumbuhan tidak didapatkan dalam semalam dan instan. Anda harus rutin melakukannya, selain itu pastikan asupan gizi dan waktu istirahat tercukupi dengan baik.

sumber : liputan6.com

LEAVE A REPLY