Anies Baswedan Sebut Ada Tantangan Dalam Pelaksanaan Kurban Tahun Ini

0
13

Pelita.online – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pemerintah mempunyai tantangan dalam memastikan penegakan protokol kesehatan selama PSBB transisi.

“Kita semua mengetahui protokolnya, yang menjadi tantangan adalah melaksanakannya. Pengetahuannya ada, pelaksanaannya ini soal konsistensi,” kata Anies dalam diskusi daring yang disiarkan di akun YouTube DKI Jakarta, Rabu, 29 Juli 2020.

Anies Baswedan berharap protokol kesehatan ini terus melekat dan diterapkan dalam aktivitas apapun oleh warga. Bahkan, protokol kesehatan juga harus diterapkan saat pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha Jumat, 31 Juli 2020.

Pada pelaksanaan penyembelihan hewan kurban nanti, Anies meminta panitia dan masyarakat mengikuti protokol kesehatan.

Yang pertama, kata Anies, pemotongan hewan kurban hanya boleh dihadiri panitia. “Jangan sampai ada kerumunan yang bisa menimbulkan potensi penularan. Dan kepada semua yang bertugas, harus menggunakan masker dan jaga jarak.”

Yang kedua, saat membeli hewan kurban masyarakat harus tetap menjaga jarak dengan menitipkan kepada panitia untuk mencarikan atau membeli secara online. “Tujuannya adalah mengurangi potensi interaksi,” kata Anies.

Anies juga mengimbau warganya yang berisiko supaya tidak berada di lokasi pemotongan. Warga yang berisiko adalah anak-anak, lansia dan orang-orang yang memiliki penyakit bawaan.

“Dianjurkan dan kalau bisa diharuskan untuk tidak berada di lokasi pemotongan agar mereka-mereka yang berisiko bisa diselamatkan. Jangan sampai ada potensi penularan kepada mereka,” ujarnya.

Pemerintah berharap panitia penyelenggara dapat mendistribusikan daging kurban secara langsung dan sesegera mungkin kepada para mustahik.  “Ini harapan bahwa pelaksanaan tahun ini nanti bisa berjalan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Anies Baswedan berharap perayaan Idul Adha tahun ini bisa dilewati seperti Idul Fitri kemarin. Menjelang Idul Fitri, kata Anies, ada begitu banyak kekhawatiran peningkatan penularan wabah karena protokol kesehatan tidak terjaga. “Alhamdulillah itu tidak terjadi. Kami berharap Idul Adha kali ini juga sama. Sesudah ini, tidak terjadi lonjakan kasus di lingkungan kita masing-masing.”

 

Sumber : tempo.co

LEAVE A REPLY